​Salah persepsi mengikuti Asuransi Jiwa


 

Asuransi Tugu Mandiri

Asuransi Tugu Mandiri

Apa sih definisi dari Asuransi Jiwa? 

Saya kutip dari Wikipedia:

Asuransi jiwa adalah asuransi yang bertujuan menanggung orang terhadap kerugian finansial tak terduga yang disebabkan karena meninggalnya terlalu cepat atau hidupnya terlalu lama.

Di sini terlukis bahwa dalam asuransi jiwa, risiko yang dihadapi adalah:

Risiko kematian & Hidup seseorang terlalu lama.

Hal ini sudah barang tentu akan membawa banyak aspek, apabila risiko yang terdapat pada diri seseorang tidak diasuransikan kepada perusahaan asuransi jiwa. Umpamanya jaminan untuk keturunan, seorang bapak kalau meninggal dunia sebelum waktunya atau dengan tiba-tiba, si anak tidak akan telantar dalam hidupnya.

Bisa juga terjadi terhadap seseorang yang telah mencapai umur ketuaannya dan tidak mampu untuk mencari nafkah atau membiayai anak-anaknya, maka membeli asuransi jiwa, risiko yang mungkin diderita dalam arti kehilangan kesempatan untuk mendapat penghasilan akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Ternyata disini, bahwa lembaga asuransi jiwa ada faedahnya dengan tujuan utama ialah untuk menanggung atau menjamin seseorang terhadap kerugian-kerugian finansial.
Di masyarakat sendiri sering kita mendengar penolakan untuk memiliki asuransi Jiwa.  Jiwa koq di asuransi? Khan jiwa itu punya Yang Maha Kuasa.

Jika kita melihat kembali definisi asuransi jiwa tadi, maka sebenarnya bukan jiwa lah yang d asuransikan.  Tetapi kebutuhan untuk masa depan yang perlu di siapkan sehingga tidak membebani orang lain.

Saya ambil contoh: ketika diri kita meninggal, apakah tidak memerlukan biaya? Beberapa adat di Nusantara bahkan memerlukan dana besar untuk acara ini.

Bayangkan jika kita sudah meninggal, sedangkan dana keluarga terbatas.  Nah dengan ikut asuransi ini, maka beban keperluan acara itu bisa ditanggulangi.  Dan Dana sisa yang tersedia bisa dipakai oleh keluarga sebagai modal untuk berusaha.  Bukankah itu hal yang baik?

Mungkin Anda bertanya bagaimana dengan penulis?

Saya sendiri juga berusaha mempersiapkan asuransi ini walaupun secara umur semestinya dari jauh jauh hari sebelum nya.  Tapi prinsip lebih baik telat ikut daripada tidak ikut sama sekali.

Secara keikutsertaan sudah bergabung di asuransi CAR serta yang terakhir di asuransi Tugu Mandiri.   Uniknya di asuransi Tugu Mandiri ini, karena ada program passive income, maka mulai bulan ini saya bahkan hanya menabung sekitar 260.000an aja dari seharusnya 350.000 karena memang saya mengikuti program passive income dari www.in4link.dennykalangi.com

Hasil pertama in4link tugu mandiri

Hasil pertama in4link tugu mandiri

So

Bagaimana dengan Anda? Sudahkan mempersiapkan dana buat keluarga jika Anda sudah tidak ada di dunia ini? Jangan biarkan keluarga kita bertambah beban padahal kita bisa mempersiapkannya sejak sekarang ini……..

Share Button