Bandung Lautan Bobotoh


Hari minggu 9 November merupakan hari yang special bagi masyarakat Bandung, khususnya Bobotoh Persib Bandung. Dikarenakan hari minggu ini ada arak arakan pemain persib bandung ke beberapa ruas jalan yang ada di Bandung.
Kemacetan itu sudah pasti terjadi, terutama jalan yang nantinya akan dilalui oleh team Persib ini.
Sedikit membagi pengalaman ketika karena keperluan sesuatu, mendakan perjalanan dari cimahi ke daerah Pajajaran. Sejak dari siang jalanan sudah diramaikan memang oleh Bobotoh, jadi dalam perjalanan ini sudah diprediksi akan mengalami kemacetan.

Selepas daerah cimahi, memasuki jalan Rajawali, terlihat begitu banyak orang yang sudah menunggu dipinggir jalan, menyambut rombongan pemain Persib. Kemacetan sdh mulai terjadi, walaupun masih gerak. Terlihat 1 mobil ambulace ada di pinggir jalan. Masa dengan kostum biru memenuhi area ini. Kemacetan terasa setelah prapatan ke bundaran sebelum lampu merah. Ini karena mereka berjoget di jalan sehingga memacetkan arus lalin.
Didepan saya terlihat mobil dengan Plat No B. Terlihat bobotoh melihat kedalam mobil ini sambil teriak. Mobil ini tidak mengalami hal yang kurang baik, sebagaimana saya dengar di sebuah stasion radio bahwa ada mobil plat B yang mengalami problem. Ketika saya perhatikan lebih lanjut, ternyata di Plat no tsb. Ada sticker kecil dari TNI, yang menunjukkan bahwa orang tersebut atau keluarganya kemungkinan adalah anggota. Sticker dengan gambar pesawat terlihat juga di kaca belakang.
Didaerah Pajajaran ketika dalam perjalanan pulang, tepatnya di prapatan menuju bandara husen, tampak motor roda 3 yang biasanya muat barang, kali ini memuat bobotoh. Dan di prapatan tsb mereka membuat aksi beserta beberapa motor. Ini tepat didepan saya, jika aja mereka melakukan aksi, dan tersenggol tentunya akan menjadi cerita yang panjang. Untunglah seorang Polisi yang bertugas di sebuah bank ditempat tersebut, langsung keluar dan memarahi anak anak ini. Terlihat juga 2 team security bank tersebut siap siap juga untuk keluar. Penjagaan sepertinya lebih ditambah di kantor tsb.
Ketika melintasi arah rajawali timur, kembali didepan saya ada mobil Plat B. Mobil ini langsung berhenti, karena mereka langsung membentangkan spanduk di tengah jalan. Terlihat anak anak yg berkostum biru ini bernyanyi nyanyi didekan jendela mobil ini. Saya nga tahu siapa aja yang ada didalam kendaraan ini. Jika ada anak kecil, akan mengkhawatirkan ortunya jika anak itu merasa takut. Lain halnya jika anak itu bisa tertawa senang bukan. Lepas mobil didepan saya, ternyata dibelakang juga ada hal yang saya, setelah saya lewat, kembali mereka bentangkan spandung menghalangi mobil belakang ini. Di depan terlihat orang orang yang tertawa melihat tingkah laku anak anak ini menghalangi mobil berplat B. Memang kelihatan hanya melakukan “Fun” saja, tidak sampai mengedor ngedor kaca atau body mobil.
Expresi kebanggaan para bobotoh ini, tentunya wajar terjadi. Penantian 19 tahun untuk kembali memegang piala kompetisi sepakbola, tentunya mereka tuangkan dengan sukacita.
Banyak yang memaklumi jika 1 hari ini, jalanan banyak yang macet, karena toh tidak setiap hari terjadi. Walaupun memang sebuah mobil ambulance mencoba menerobos kemacetan jalan rajawali, tetapi kelihatannya agak sulit ditempuh. Semoga saja orang yang memerlukan pertolongan tersebut bisa selamat.
Ini pengalamanku, gimana dengan anda?

Share Button