mengaktifkan kembali rekening yang kadulawarsa


Beberapa waktu yang lalu, saya memiliki rekening di sebuah bank swasta. Rekening di Bank ini tadinya dipakai untuk payroll di tempat kerja saya dulu. Hanya karena tempat kerja saya dulu itu bekerja sama dengan sebuah bank bumn yang besar, maka payroll pun dialihkan ke bank bumn tsb.

Karena perubahan ini maka rekening bank payroll sebelumnya ini menjadi kurang aktif. Dan karena sesuatu dan lain hal menjadi tidak aktif sejak 2010.
Karena punya niat untuk mengaktifkan kembali, maka sayapun pergi ke tempat bank dimana saya membuka rekeningnya. Supaya anda tidak bertanya tanya, bank ini menurut info dari cs-nya umumnya ada di setiap RS swasta yang besar. Ah mungkin anda sudah tahu, betul bank itu adalah ocbc nisp

Dalam pertemuan dengan cs, ketika saya menyampaikan maksud dan kehendak, cs tsb karena melihat saldo dibuku tabungan terakhir, lebih menyarankan untuk buka tabungan baru dari pada menerusin yang ini. Kenapa? Karena akan ada biaya pemotongan adm bank, dll. Yang beklum tertagih.

Cs pun memberikan contoh: jika kita misalnya masukin 500.000 dan ternyata punya potongan sebesar itu maka saldo akan langsung ke potong. Bahkan bisa minus, walaupun saya bilang kalau saldo nga mungkin minus 🙂

Sempat saya tanya, kalau saya buka rekening baru dengan nama yang saya, apakah rekening lama nga akan mencari kekurangan potongan ke rekening yang baru tsb ? Cs nya bilang sih tidak.

Akhirnya saya bilang aja ke cs, sebelum saya buka rek baru, saya mau lihat print-an yang saat ini. Walaupun dana yang tersedia hanya sedikit, ternyata saya tidak perlu untuk membuka rekening yang baru. Setelah dihitung, maka setiap bulan ada charge sebanyak Rp. 3000 / bulan. Sehingga cs pun bilang untuk dilanjutkan saja.

Dalam melanjutkan ini ternyata tidak secepat membalikkan tangan. Ada isian data yang kalau mau dilihat seperti membuka rekening baru saja. Dengan menanyakan alamat rumah, tempat kerja, dll. Bahkan tanpa setahu saya (ya ialah, masa harus saya tahu) cs nya ke suatu ruang dan langsung telp ke rumah dimana saya berikan no tsb. Luar biasa untuk crosschecknya. Padahal lho baru 3 bulan sebelumnya team mereka datang ke rumah sehubungan dengan rekening istri saya pun sempat ke blokir karena tidak aktif 🙂

Belum selesai nih, berhubung kartu atm saya sudah lupa pin nya (2 tahun lho nga pernah dipakai) maka sekalian di change no pin yang baru. Ternyata SOP di tempat ini, harus persetujuan kepala cabang pembantunya, berhubung kacapem nya harus mengisi password di komputer cs, baru saya bisa melanjutkan mengetik pin baru.

Ini sekedar pengalaman dalam membuka kembali rekening yang sudah tidak aktif. Dan waktu yang saya perlukan hanya sekitar 1 jam saja.

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry menggunakan ☎IM3 sejak 2002®

Share Button